Jakarta, STIPANnews - Semakin pentingnya keahian dan sertifikasi bagi pekerja di Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) dan Tenaga Ahli & Ketrampilan Nasional (Takonas) sepakat untuk bekerjasama terkait kegiatan pendidikan, pelatihan dan sertifikasi keahlian. Kerjasama tersebut tertuang dalam Kesepakatan Bersama yang ditandatangani kedua pihak di Kawasan Grand Kemala Lagoon Bekasi, Selasa, 13 Desember 2022.

Penangatangan dilakukan oleh Ketua STIPAN Dr. Sumarsono, MDM dan Ketua Umum DPP Tenaga Ahli & Ketrampilan Nasional Wardhana Wisnu Saputra SH. SE. MM disaksikan Penasehat DPP Takonas Benny Tunggul HS, Ph.D, Ketua Dewan Kode Etik DPP Takonas, Mariyam Rahmawati S.P.D.I.MM, Direktur Akademik STIPAN Dr. Rajanner P. Simarmata, M.Si dan Plt Direktur Hubungan Eksternal STIPAN Puthut Wibowo,SE.,ME.

Dalam sambutannya, Ketua STIPAN Dr. Sumarsono, MDM menyambut baik dilakukannya penandatangan kerjasama ini. Ia berharap kedua pihak segera melakukan langkah kongktit untuk menindaklanjuti kedalam perjanjian kerjasama (PKS). "Kita menyambut baik MOU ini, segera nanti diuat PKSnya, Jadi nanti setiap kegiatan kita akan buatkan PKSnya. MOU nya satu, tapi PKSnya bisa sepuluh," ujar Sumarsono.

Menurutnya, sebagai tindak lanjut MOU yang telah ditandatangani, kedua belah pihak dapat bersama-sama mencari obyek kegiatan dan lapangan yang akan digunakan oleh mahasiswa dalam kunjungan kelembagaan. "Sesuai dengan perkembangannya, Takonas dapat memberikan rekomendasi konstruksi mana yang dapat digunakan sebagai kunjungan kelembagaan," lanjut mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini.

Sumarsono mengatakan sebagai langkah awal sebaiknya kerjasama lebih terkonsentrasi di area Kota Bekasi maupun Kabupaten Bekasi. "Kita telah memiliki kerjasama dengan Walikota dan Kabupaten Bekasi sehingga semua aspek dan lingkungan di Bekasi dan sekitarnya dapat dimanfaatkan termasuk aktifitas apa yang relevan untuk dilakukan," beber Sumarsono.

MOU ini, lanjut Sumarsono merupakan bentuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) karena STIPAN yang mahasiswanya banyak belajar tentang ilmu pemerintahan dan politik dapat belajar ilmu lain termasuk ilmu tehnik. "Kelak mereka akan menjadi birokrat atau kepala daerah, untuk itu harus memiliki pemahaman yang kompleks tentang berbagai ilmu termasuk konstruksi. Tentu bukan bagaimana teknis konstruksi namun dari sudut pandang administrasi pemerintahan bidang konstruksi," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Tenaga Ahli & Ketrampilan Nasional Wardhana Wisnu Saputra SH. SE. MM mengatakan Takonas sebagai salah satu asosiasi di bidang tenaga ahli dan ketrampilan yang melakukan sertifikasi profesi. " Dengan kerjasama ini diharapkan para mahasiswa sebagai calon pejabat yang memiliki kewenangan dan regulasi dapat mengambil kebijakan ke arah kompetensi, karena kompetensi saat ini sangat diperlukan," tutup Wardhana Wisnu. SC-02*