Jakarta, STIPANnews - Kolaborasi dengan berbagai pihak terus dijalankan Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul melalui peran pendidikan tinggi, mulai semester ganjil Tahun Ajaran 2022/2023 STIPAN tengah menjajaki kerjasama dengan Yayasan Cakra Inti Indonesia Foundation. Penjajakan kerjasama dilakukan dalam pertemuan antara Yayasan Cakra dengan STIPAN yang berlangsung di ruag tamu STIPAN, Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Kamis 14 Juli 2022.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua STIPAN Dr. Sumarsono, MDM, Wakil Ketua Dr. Sofyan Safari Hamim, M. SI, Direktur Akademik Dr. Rajanner P. Simarmata, Plt Direktur Hubungan Eksternal Puthut Wibowo, Kadiv Marketing dan Kerjasama Sinta Kartika Sari, SH, M.IP dan Kadiv Humas, Publikasi dan Dokumentasi Atur Toto Sulistyanto, SE. Sementara dari Yayasan Cakra hadir Pembina Yayasan Cakra Inti Indonesia DR. Achmad, Mulyana, SE, MM, C.MA dan Ketua Yayasan Cakra Inti Indonesia Mubarok, S.Kom, MM.

Pada kesempatan tersebut Achmad Mulyana menyampaikan keingiannya agar dapat bekerjasama dengan STIPAN untuk mendidik kader-kader terutama dalam bidang pemerintahan. "Yayasan Cakra telah memfasilitasi hampir 2000 mahasiswa untuk bisa megikuti perkuliahan di berbagai perguruan tinggi dari barbagai bidang studi," ujarnya.

Menurutnya, Yayasan Cakra juga telah bekerjasama dengan berbagai institusi seperti Komando Strategis Angkatan Darat (Kotama Kostrad), Pasukan pengaman Presiden (Paspampres), SDM Mabes polri Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) dan beberapa institusi TNI/Polri lainnya. Yayasan Cakra juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah seperti Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Tangerang dan beberapa pemerintahan daerah terkait lainnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Cakra Inti Indonesia Mubarok, S.Kom, MM mengatakan, selain dengan berbagai institusi pemerintahan, Yayasan Cakra juga tengah menjalin kerjasama dengan Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI. Menurut Mubarok, kerjasama dengan STIPAN sangat memungkinkan untuk segera direalisasikan guna mendidik para aparat desa dengan ilmu-ilmu pemerintahan.

Menanggapi usulan kerjasama tersebut Ketua STIPAN Dr.Sumrsono, MDM menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik renana tersebut. Menurutnya, aparat kepala desa memang harus dibekali dengan ilmu pemerintahan yang cukup, kemampuan mengelola media dan public speaking yang baik. "Jadi nanti mereka kelak didesanya memiliki kemampuan public speaking yang baik. Kita ada latihan publik speaking di STIPAN Channel," ujar Mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini.

lebih lanjut Sumarsono mengatakan di STIPAN para pamong desa juga akan dilatih melalui pola Pengajaran, Pelatihan dan Pengasuhan (Jarlatsuh) yang mengajarkan kedisiplinan serta semangat nasionalisme. Namun demikian mengingat kesibukan sebagai seorang aparat pamong desa, dalam pembelajaran STIPAN akan menerapkan metode yang fleksibel sehingga memungkinkan seorang kepala desa tetap menjalankan tugasnya sambil kuliah.

Yayasan Cakra Inti Indonesia merupakan Badan Hukum yang memiliki Legalitas Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (KEMENKUMHAM RI) yang mempunyai portofolio untuk kolaborasi dan sinergi khususnya dalam perekrutan mahasiswa baru dengan para pihak yang ingin meningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Yayasan juga sudah melakukan penandatangan kerjasama dengan beberapa instansi TNI/POLRI dan salah satunya dengan Ketua APDESI yang mempunyai anggota Asosiasi sejumlah puluhan ribu yang tersebar diseluruh Indonesia. Yayasan Cakra juga telah sudah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi swasta dalam hal perekrutan mahasiswa baru. Untuk perguruan tinggi dengan program studi ilmu pemerintahan dan politik, Yayasan Cakra menjajaki peluang untuk bekerjasama dengan STIPAN. SC-02*