Bekasi, STIPANnews - Dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman Aparat Sipil Negara (ASN) tentang ilmu pemerintahan, Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) menjadi salah satu solusinya. ASN bisa mendalami berbagai sisi pemerintahan seperti hierarki pemerintahan, rentang kendali dan jalannya pemerintahan yang baik di STIPAN.

Pernyataan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Kabupaten Bekasi R. Yana Suyatna saat menyampaikan sambutannya dalam rapat pembahasan draft nota kesepahaman Pengembangan Kualitas Sumber Daya Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis 21 Juli 2022.

Pada kesempatan tersebut Yana menampik anggapan yang mengakatan bahwa ASN bekerja lamban dan tidak adaptif terdahap perkambangan jaman. "ASN isu sebenarnya cerdas hanya mungkin kurang mengetahui bagaimana sebuah pemerintahan. Untuk itulah STIPAN hadir. Ini adalah peluang bagi ASN untuk mendalami ilmu pemerintahan. STIPAN adalah solusi untuk memahamkan para pelaku pemerintahan di daerah," ujar Dosen filsafat dan Etka pemerintahan STIPAN tahun 2008 ini.

Mantan Camat Cibitung ini menekankan pentingnya pendidikan bagi ASN di daerah. Menurutnya, kegiatan studi banding yang dilakukan banyak pejabat di daerah yang mencapai ratusan juta rupiah bisa dimanfaatkan untuk membiayai ASN bersekolah baik S1, magister dan doktor. "Bayangkan saja dengan biaya ratusan juta rupiah sekali studi banding, jika dimanfaatkan untuk menyekolahkan ASN, maka dalam satu tahun bisa menghasilkan puluhan sarjana dan doktor. Karena kalau hanya untuk studi banding bisa dilakukan dengan teknologi," bebernya.

Untuk itu ia berpesan kepada Tim Koordinasi Kerjasama Daerah untuk serius dan segera membahas secara detail draft kesepakatan ini dan segera dituangkan kedalam Perjanjian Kerjasama (PKS).

Pada kesempatan yang sama Kabag Kerjasama Pemda Bekasi Sigit Adrian mengatakan sebenarnya pembahasan draft kerjasama telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya, namun karena adanya pergantian kepemimpinan di Kabupaten Bekasi maka tindak lanjutnya menjadi tertunda.

 

 

Foto: Suasana pembahasan draft kerjasama pendidikan STIPAN dan Pemda Bekasi

 

 

Menurut Sigit, pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan terutam dalam penyelenggaraan pelayanan publik dapat bekerjasama dengan siapapun baik daerah dengan daerah lain maupun daerah dengan pihak ketiga termasuk perguruan tinggi.

"Pemda Bekasi menyambut baik kerjasama dengan STIPAN karena banyak keuntungan yang didapatkan. Ini adalah bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Setelah dilakukan penandatangan kerjasama antara STIPAN dan Kepala Daerah Bekasi, akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama secara teknis melalui masing-masing perwakilan sesuai dengan kewenangannya," ujar Sigit.

Sementara itu Kaprodi Ilmu Pemerintahan Catur Widyatmoto menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaan Pemda Bekasi terkait kerjasama tersebut. Menurut Catur, kesepakatan kerjasama merupakan penjabaran dari tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Ini adalah momentum yang baik sebagai langkah awal kerjasama STIPAN dan Pemda Bekasi. Sebagai lembaga pendidikan kami ingin bersama-sama meningkatkan SDM Kabupaten Bekasi baik ASN maupun masyarakatnya untuk mewujudkan cita-cita Pemda Bekasi dalam menyejahterakan rakyatnya," tandas Catur.

Hadir dalam acara rapat tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Kabupaten Bekasi R. Yana Suyatna, Kepala Bagian Kerjasama Kabupaten Bekasi Sigit Ardian beserta Tim Koordinasi Kerjesama Daerah (TKKD). Sementara dari STIPAN di hadiri Plt Direktur Hubungan Eksternal Puthut Wibowo, Kaprodi Ilmu Pemerintahan Catur Widyatmoko, Kadiv Marketing dan Kerjasama Sinta Kartika Sari dan Kadiv Humas, Publikasi dan Dokumentasi Atur Toto Sulistyanto. SC-02*