Jakarta, STIPANnews - Mengawali tahun baru 2023, Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) menggelar rapat pleno untuk melakukan evaluasi tahun 2023 dan dan kebijakan umum tahun 2023 pada Senin, 9 Januari 2023 di Aula Kampus STIPAN . Sejumlah agenda penting akan menjadi prioritas selama satu tahun kedepan salah satunya persiapan pelaksanaan program Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL) ilmu pemerintahan STIPAN.

Ketua STIPAN Dr Sumarsono, MDM mengatakan dengan keluarnya ijin penyelenggaraan RPL prodi Ilmu Pemerintahan maka menjadi peluang besar bagi STIPAN untuk dapat merekrut kepala desa, lurah maupun jajaran birokrasi di daerah untuk mengikuti program RPL bidang ilmu pemerintahan. Selain itu, STIPAN juga berencana menggandeng Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kemendagri untuk mensukseskan program tersebut.

"Ditjen PMD memiliki 3 lokasi pusat pelatihan di Malang, Lampung dan Yogyakarta yang dapat dikerjasamakan sebagai lokasi pelatihan sertifikasi bagi calon peserta RPL," ujar Mantan Dirjen Otonomi Daerah ini. Untuk itu, ia berharap tahun 2023 ini sebagai tonggak awal bangkitnya STIPAN melalui program RPL. "Sebagai ketua STIPAN, nanti secara khusus akan melakukan roadshow ke kepala-kepala daerah diwilayah Jabotabek untuk memperkenalkan RPL kepada masyarakat," lanjutnya.

Progam prioritas lainnya pada 2023 adalah semakin ditingkatkannya penelitian oleh dosen dan mahasiswa. "Perguruan tinggi, selain melakukan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat juga harus mendapat porsi yang sama karena merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi," tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, STIPAN juga akan menggenjot publikasi jurnal baik penerbitan jurnal maupun melalui jurnal elektronik. "Setiap kegiatan mahasiswa seperti PKL, magang maupun studi kelembagaan, nantinya laporannya harus dibuat dalam format jurnal, sehingga STIPAN akan memiliki banyak jurnal dari berbagai kegiatan," ujar Sumarsono.

Terkait kerjasama kelembagaan, di tahun 2023 ini STIPAN juga kembali melakukan kerjasama dalam rangka peningkatan SDM daerah dari beberapa kabupaten di Papua. Akhir tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel Papua sudah berkomitmen untuk mengirimkan 50 orang ASN dan mahasiswanya untuk kuliah di STIPAN. Selain itu masih banyak daerah lainnya yang telah menjalin kerjasama pendidikan seperti Pemda Sarmi, Mimika, Merauke dan daerah lainnya.

Untuk memberikan kenyamanan dalam proses pendidikan, STIPAN juga tengah gencar melakukan perbaikan sarana dan prasarana. Saat ini STIPAN tengah melakukan pergantian atap-atap kelas agar nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kedepan, akan dibuat taman untuk memperindah kampus STIPAN dan perbaikan gerbang kampus. SC-02*