Di era milenial, Aparatur Sipil Negara (ASN) ‎harus lebih maju ke depan. ASN, tidak hanya memiliki penguasaan ilmu pemerintahan dan politik yang baik. Tetapi, ASN juga harus menguasai Informasi Teknologi (IT) dan Internet ‎of Thing (IoT).

Hal itu disampaikan Dr Ir Indra Djati Sidi, MSc, selaku Ketua Yayasan Pendidikan Abdi Negara Nusantara (YPPAN) di acara pengukuhan 125 ‎Wisuda Sarjana ke - XIII, Program S1 dan S2 Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN). Acara berlangsung di Gedung Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (11/12/2019) lalu.

Menurut Indra, pentingnya ASN melek teknologi, karena berkaitan sebagai penunjang pekerjaan. "Internet of Thing (IoT) jaringan data komputer yang terakses melalui teknologi internet yang nantinya juga akan diterapkan dalam implementasi pekerjaan di daerah provinsi masing-masing," kata Indra.

Oleh karena itu, lanjut Indra, ASN harus dipersiapkan dengan matang, karena tantangan ASN tahun-tahun ke depan sangat berbeda dengan tuntutan yang menyesuaikan dengan era milenial saat ini, yang cepat, baik dan bagus juga cakap.

"Dalam artian mereka (ASN) mencintai perubahan dan mengusai teknologi lebih banyak dan SDM ASN harus memiliki daya saing," kata Indra.

Sementara itu, Prof. Dr.Drs. H.I. Nyoman Sumaryadi, BA, M.Si, selaku Ketua STIP-AN mengatakan, selama ini STIP-AN dalam penerapan pembelajarannya melakukan dengan membangun basic yang kuat dan karakter ASN dengan karakter bangsa, nasionalisme , hingga leadership menjadi hal yang utama .

Selain itu, yang tak kalah penting, kata Nyoman, STIP-AN membekali pembelajaran IT dan IoT.

"SDM ASN ke depan harus kompeten, kompatible dan capable, serta dengan terus learning by doing. Sehingga siap dalam menghadapi perubahan di era 4.0, di mana teknologi jaringan internet semakin canggih di masa mendatang," ‎kata Nyoman.

‎Nyoman menambahkan, Indonesia harus punya SDM unggul, sehingga menjadikan Indonesia maju, termasuk mencetak ASN yang menguasai ilmu pemerintahan dan politik yang baik, tetapi juga menguasai teknologi.

Sumber:  Tribunnews.com